Kamis, 18 September 2008

MERAMALKAN MASA DEPAN

Slam Kenal..
saya mempelajari dan memahami bahwa masa depan kita baik di dunia dan di akhirat dapat dilihat dari apa tindakan yang telah kita kerjakan dan apa yang akan kita lakukan,juga dengan siapa kita bergaul atau bagaimana lingkungan kita bergaul, karena kita beriman kita baiknya menggunakan hadist atau ayat2alquran, hadist pertama dalam pelajaran mempelajari masa depan kita. adalah hadist yang terdapat dalam riadhus shaliheen.

Barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin dia beruntung,
Barang siapa yang hari ini sama dengan hari ini dia rugi dan
barang siapa hari inilebih buruk dari hari kemarin dia celaka.

ok teman2 mari kita lihat isi dompet kita sejenak. isinya mungkin puluhan ribu /ratusan ribu.
dan lihat kartu krdit kita, berapa kreditnya, atau lihat atm kita berapa saldo..
bagi yang memiliki giro berapa yang harus dibayar bbrapa blan kedepan
dan juga lihat kwalitas shalat kita, infaq kita dan amal shaleh lainnya.
ingat ingat juga buku apa yang terakhir kita baca masihkah kita masih belajar hari ini..

ada 2 cara mengetahui masa depan kita. baik dunia maupun akhirat.
1. melalui database amal..
OK. stelah itu marilah kita buat tabel,
garis x dan y, garis y untuk amal atau tindakan kita, garis x horizontal untuk waktu atau tanggal, bulan, tahun
lihat perbulan/ per hari atau pertahun yang jelas tabel yang kita buat berdasarkan reality.
BILA HARI INI LEBIH BAIK DARI KEMAREN(BERUNTUNG) PASTILAH GARISPANAH MENUNJUKAN KEATAS(KANAN)
Bila HARI INI SAMA DENGAN HARI KEMAREN(rugi) GARIS PANAH AKAN LURUS KEDEPAN. KANAN JUGA
TAPI BILA hARI KEMARIN lebih baik dari hari ini alias hari ini lebih jelek dari kemaren(celaka) garis panah akan menunjukan keKIRI.

Dalam surat al waqiah , dijelaskan bagimana nasib golongan kanan dan kiri tsb, Qs 56:8-9 alangkah mulianya golongan kanan, alangkah sengsaranya golongan kiri.

Bagaiman kita bisa terhindar atau selamat dari garis panah kiri/golongan kiri/celaka
1. dalam hadist shahih lainnya
manusia dibagi dalam tiga kelompok.
pertama, kelompok yang mendzalimi dirinya sendiri. ialah orang yang mengerjakan batasan keimanan minimal, seperti syahadat saja mereka melaksanakan kewajiban dan juga tidak melaksanakan kwajiban lainnya
kedua pertengahan, mereka mengerjakan kewajiban saja, sunah tidak mereka lakukan,
dan yang ke 3 sabiqun bil khaerath merekalah orang2 yang merespon cepat terhadap kebaikan,

jadi bila kita lagi dalam keadaan garis panah lurus kekanan.atau k kiri berusahalah agartetap menjadi orang yang sabigun bil khaerot. ok.
coba anda perhatikan orang2 yang memiliki kekayaan yang melebihi standart disekitar kita, kebanyakan dari mereka ialah orang2 yang memiliki sifat sosial yangtinggi. kalaupun ada orang yang kaya tapi tidak memiliki sifatsosial yang tinggi, ga masalah, karena mereka tdak layak kita jadikan contoh.

2. dengan mememperhatikan bahasa tubuh kita.

BILA HARI INI LEBIH BAIK DARI KEMAREN(BERUNTUNG) PASTILAH perasaan kita akan bahagia, semangat, dapat dilihat dari senyuman manisnya. bila kita melihat orangseperti ini pastilah kita ikut2abahagia.,
Bila HARI INI SAMA DENGAN HARI KEMAREN(rugi)perasaan kita, merasakan bosan, jenuh biasanya mereka orang2 yang melaksanakan rutinitas.
TAPI BILA hARI KEMARIN lebih baik dari hari ini alias hari ini lebih jelek dari kemaren(celaka) biasanya akan merasakan Putus asa,sedih, marah2, Bete. kebanyakan mereka stress..

Bila kita merasakan perasaan yang negaTIF DIATAS , YA JGN DEH SEGERALAH, membaca quran yang memotifasi diri ke arah yang lebih baik.. seperti jgn lah kalian berputus asa dr rahmat allah, bersegeralah menuju ampuunan allah, dan lain2.
atau ada temen yang sudah terbiasa melaksanakan rutinitas. segeralah bertindak jgn memnunggu, kesempatan tuk berbuat lebih baik.
ehh ada satu lagi knapa kita ga boleh nunggu. tapi kita harus bersegera.. menuju perubahan. dlm
QS 13:11 dijelaskan kitalah dulu yang harus bertindak untuk menuju perubahan,

begitulah teman teman kalo ada temen2 yang ingin melengkapi silahkan saya bersedia open mind...
terima kasih.

hendrasunandar.blogspot.com

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda